13 cara mengamankan wordpress anda

1. Create Custom Login Links

It is very obvious that in order to access the WordPress admin panel, all one has to do is type in the url of the site with /wp-login.php. Now if you used a same password in more than one location, and it was jeopardized then it is easy for the hacker to hack your site. A plugin called Stealth Login allows you to create custom URLs for logging in, logging out, administration and registering for your WordPress blog. You can also enable “Stealth Mode” which will prevent users from being able to access ‘wp-login.php’ directly. You can then set your login url to something more cryptic. This won’t secure your website perfectly, but if someone does manage to crack your password, it can make it difficult for them to find where to actually login. This also prevents any bots that are used for malicious intents from accessing your wp-login.php file and attempting to break in.

2. Pick a Strong Password

This is a very obvious step, but we must mention it as it can’t be emphasized enough. Do not use the same password in other places. Try to make each password different and hard to guess. Use the WordPress Password Strength Detector to your advantage and make your password strong. Another thing you want to do is change your password periodically, so even if some has guessed your password, it is useless to them once you have changed it.

Continue reading

contoh plugin wordpress related post

Setelah membuat tutorial ini maka saya lanjutan untuk pembuatan cara pembuatan plugin wp sederhana yaitu rlated post

//related post shortcode
function related_posts_shortcode( $atts ) {

    extract(shortcode_atts(array(
        'limit' => '5',
    ), $atts));

    global $wpdb, $post, $table_prefix;

    if ($post->ID) {

        $retval = '
<ul>';

        // Get tags
        $tags = wp_get_post_tags($post->ID);
        $tagsarray = array();
        foreach ($tags as $tag) {
            $tagsarray[] = $tag->term_id;
        }
        $tagslist = implode(',', $tagsarray);

        // Do the query
        $q = "
            SELECT p.*, count(tr.object_id) as count
            FROM $wpdb->term_taxonomy AS tt, $wpdb->term_relationships AS tr, $wpdb->posts AS p
            WHERE tt.taxonomy ='post_tag'
                AND tt.term_taxonomy_id = tr.term_taxonomy_id
                AND tr.object_id  = p.ID
                AND tt.term_id IN ($tagslist)
                AND p.ID != $post->ID
                AND p.post_status = 'publish'
                AND p.post_date_gmt < NOW()
            GROUP BY tr.object_id
            ORDER BY count DESC, p.post_date_gmt DESC
            LIMIT $limit;";

        $related = $wpdb->get_results($q);

        if ( $related ) {
            foreach($related as $r) {
                $retval .= '
    <li><a title="'.wptexturize($r->post_title).'" href="'.get_permalink($r->ID).'">'.wptexturize($r->post_title).'</a></li>
';
            }
        } else {
            $retval .= '
    <li>No related posts found</li>
';
        }
        $retval .= '</ul>
';
        return $retval;
    }
    return;
}
add_shortcode('related_posts', 'related_posts_shortcode');

dari kode diatas yg di modif hanya menambahkan identifikasi, merubah

return $retval;

jadi

//related post shortcode
return get_the_content().’relatedpost’
Related Posts:
‘.$retval.”; // menambah get_the_content() dan format html

dan menambahkan kode dibawah untuk memodifikasi the_content

add_action(‘the_content’,'related_posts_shortcode’);

Referensi

1 & 2

tekhnik dasar Pembuatan plugin WordPress

Kadangkala untuk memodif wordpress biasanya kita edit2 themenya terutama yg sering di edit adalah functions.php nah daripada klo nanti themenya di ganti trus themenya di otak atik lagi mending kita bikin pluginnya aja.

dalam contoh kali ini ane akan bikin “List Tags tanpa link” karena kmren2 SEO booster Pro disalah satu post ane ngasilin tags sampai ribuan dan ini ga baik bs menyebabkan penalti google makanya linknya harus dihapus, biasanya klo manual tinggal replace <?php the_tags(); ?> dengan kode di bawah ke single.php atau bisa juga di index.php atau archieve.php

< ?php $articletags = strip_tags(get_the_tag_list('',', ','' )); echo $articletags; ?>

tapi klo untuk dibuat plugin wordpress buat file berekstensi php dan masukan identifikasi dibawah ini tepat dibawah kode

  1. < ?php
  2. /*
  3. Plugin Name: List Tags tanpa link
  4. Plugin URI: http://www.ipangsan.web.id/
  5. Description: Menampilkan list tags tanpa link jika ada fungsi the_tags (single.php, index.php)
  6. Author: creatorVersion: 0.1
  7. Author URI: http://www.ipangsan.web.id
  8. */
  9. ?>

kemudian masukan kode
add_action('the_tags','strip_tags');

strip_tags diatas adalah fungsi php untuk menghilangkan kode html temasuk link dan komplit kodenya

Continue reading

tips optimalisasi wordpress

Pada artikel ini saya akan memberikan tips praktis, copy-paste, mengenai bagaimana mengoptimasi blog WordPress anda agar berada dalam performa maksimal—baik dalam akses front-end maupun backend.

Selain tips dan trik mempercepat akses blog yang pernah saya tulis dulu, tentu saja cara termudah menjaga performa blog WordPress pada level yang paling dasar adalah dengan memastikan semua core files dan plugin dalam versi terbaru—setiap update biasanya menyertakan patch, bug fix, atau optimasi script yang menambah kecepatan dan memperkuat tingkat keamanan blog WordPress.

Sebagian besar tips berikut diambil dari rekomendasi best practices oleh para WordPress & CSS gurus—diantaranya Jeff Starr dan Chris Coyier (keduanya adalah penulis buku Digging Into WordPress), jadi metode-metode berikut bisa diterapkan secara umum.

Continue reading

instalasi wordpress secara offline

WordPress merupakan sebuah layanan blog yang cukup besar saat ini. Anda dapat menbuat blog gratis di sana. Akan tetapi di sini kita akan mencoba latihan membuat blog secara offline di localhost. Anda dapat secara bebas latihan me-manage weblog atau sekedar latihan posting.

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah mendownload source files WordPress, anda bisa mengabilnya secara gratis di sini. Disana akan ada dua link download, satu untuk mendownload WP dalam bentuk file .zip yang kedua dalam bentuk file .tar.gz. Saya belum pernah melakukan instalasi dari file .tar.gz, jadi kita ambil yang .zip aja ya.

Sudah….? jika sudah ada harus meng-unzip file tersebut, anda bisa menggunakan program winzip atau winrar. Setelah anda unzip, didalamnya akan ada satu folder benama wordpress.
Kemudian silakan anda copykan folder wordpress tadi ke c:/xampp/htdocs. Jangan lupa ya, alamat foder tersebut berlaku jika anda menginstal XAMPP di c:. Kalau ternyata anda menginstal XAMPP tidak di c:, ya tingal di sesuaikan saja yang penting folder wordpress nya dimasukan ke folder htdocs yang ada di XAMPP.
Oke, langkah selanjutnya kita harus membuat database untuk wordpress kita. Caranya silakan anda jalankan XAMPP nya, seperti dalam postingan instalasi XAMPP. Kemudian buka web browser lalu ketikan “localhost” dibagian adress bar, akhiri dengan menekan tombol enter. Anda akan diantarkan ke halama XAMPP control panel.
Silakan anda klik menu phpMyAdmin pada bagian sidebar di halaman XAMPP control panel.

Jika sudah maka akan tampil halaman seperti gambar dibawah

Selanjutnya kita akan membuat database untuk wordpress kita, caranya silakan isikan nama databasenya dikolom “create new database” (tanda panah merah pada gambar diatas). Nama database bebas terserah anda, misalnya “WP1“, maka anda tinggal mengetikan kata WP1 di kolom isian “create new database” tersebut. Jika sudah silakan klik tombol “create“. Oya, sementara ini anda tidak perlu merubah isian yang lainnya, cukup isikan nama database di tempatnya saja. Jika sudah berarti pembuatan databasenya selesai.
Lanjut ya, sekarang kita mulai instalasi WordPress nya. Pertama kita hubungkan database yang sudah kita buat dengan wordpress nya. silakan anda buka file yang bernama wp-config-sample.php. File ini berada di c:/xampp/htdocs/wordpress/. Silakan anda buka menggunakan notepad atau program sejenis. Jika sudah maka akan muncul seperti tampilan di bawah

Perhatikan garis merah pada gambar diatas ya. Kata ‘putyourdbnamehere’ kita ganti dengan nama database yanng tadi kita buat yaitu WP1. Sedangkan untuk ‘usernamehere‘ kita ganti dg ‘root‘ dan ‘yourpasswordhere‘, kita hapus aja karena database yang kita buat tidak menggunakan password. Harap ingat ya, ketika menghapus kata ‘yourpasswordhere’, tanda kutip yang mengapit kata yourpasswordhere jangan ikut dihapus. Jika sudah tampilan nya akan seperti gambar dibawah

Kalau sudah, silahkan Save As file yang sudah dimodifikasi tersebut dengan nama wp-config.php. (bukan wp-config-sample.php ya).

Jalankan program XAMPP nya dulu ya. Di postingan terakhir kita sudah memodifikasi file wp-config-sample.php menjadi wp-config.php dengan cara memasukan nama database yang sudah kita buat melalui MyPhpAdmin di XAMPP, merubah kata ‘useridhere‘ menjadi ‘root‘ dan menghapus ‘yourpasswordhere‘. Jika kita sudah melakukan hal diatas, berarti instalasi wordpress nya hampir selesai. Tinggal lakukan tahap akhir.
Silahkan anda buka web browser nya, kemudian ketikan di adress bar : http://localhost/wordpress. maka akan muncul tampilan seperti dibawah

Halaman diatas menunjukan bahwa tahap instalasi wordpress sebelumnya sudah dilewati dengan benar. Silahkan isi kolom “Blog Title” dengan judul blog anda dan “Your e-mail” dengan alamat email anda, kemudian klik tombol “Install WordPress“. Setelah anda klik, maka anda akan diantarkan pada halaman seperti dibawah

Dapat dilihat bahwa proses instalasi wordpresnya sudah berhasil, dan anda diberikan user ID : admin dan paswrord : f5f3c4. pasword dan user ID ini akan digunakan untuk login ke halaman admininstrator pada wordpress anda nanti, jadi jangan samai lupa ya.
Selesai sudah instalasi wordpress nya. Mudah bukan ? untuk mejalankan wordpress yang sudah kita install, Anda tinggal membuka web browser, kemudian ketikan di bagian addres bar :

http://localhost/wordpress/wp-admin

atau bisa juga

http://localhost/wordpress/wp-login.php.

Akhiri dengan menekan tombol “enter“, maka akan muncul halaman seperti dibawah

Silahkan isi dengan user ID dan pasword yang sudah di dapat, kemudian tekan tombol “login“, anda akan diantarkan masuk ke halaman administrator.

Akhir kata semoga bermanfaat dan terimakasih bagi anda yang sudah mengikuti seri tutorial ini dari awal ya. Kalau ada yang mau menambahkan atau mengoreksi, dengan senang hati akan saya terima. Oya, jangan lupa juga komentar nya.?