Penyebab internet indonedia lambat

ada beberapa faktor yang menurut gwa jad kendala…

1. Minim-nya fasilitas Kabel FO bawah laut

Indonesia kekurangan Fiber Optic bawah laut yang menyambung langsung ke exchange2x international

Map diatas itu adalah map 2 tahun lalu (2006), berdasarkan map ini perhatikan deh garis merah ada yang tebal dan ada yang tipis. Singkat cerita semakin tebal garis tersebut makan semakin besar pula bandwidth yang tersedia untuk network itu sendiri (dalam hal ini negara).

Indonesia punya beberapa kabel bawah laut yang menghubungkan network lokal ke internasional, namun tidak sebanyak negara negara tetangga. Dan kebanyakan kabel kabel internet yang “nyolok” ke negara kita merupakan kabel “numpang lewat”

Misal..

Singapore mau menghubungkan kabel ke Australia, khan ngelewatin Indo, jadi ya sekalian deh disambungin.

Belum ada (sepengetahuan gwa) kabel yang nyolok langsung dari negara kita ke Exchange international (kecuali Malaysia dan Singapore).

Update: Telegeography – Submarine Underwater Map 2009

2. Tata kota yang amburadul.

Ideal nya, untuk kota metropolitan seperti Jakarta dan sekitarnya harus punya struktur resource yang baik. Maksud gwa disini, cara pemerintah menata infrastruktur dasar kaya Kabel listrik, Pipa Air, Sewage System, Kabel telepon, dst..

Kalo diperhatiin, penataan infrastruktur dasar di kota Jakarta tercinta ini masih amburadul, cuma daerah tertentu dan elite aja yang memiliki fasilitas yang manusiawi. Selebihnya, peduli setan..

Karena hal ini lah, kalo diperlukan upgrade (atau pengembangan) seperti pelebaran jalan, instalasi kabel telp/listrik/adsl/FO jadi sulit sekali.

3. Mobile Broadband

Solusi ini merupakan solusi paling populer di negara kita, mengapa? yang karena alasan2x tersebut diatas. Installasi kabel untuk konsumsi massal merupakan proyek berskala besar yang biasanya melibatkan perusahaan2x telekomunikasi raksasa dan juga membutuhkan bantuan dana dari pemerintah.

Karena kebutuhan internet di negara kita ini masih dikategorikan “kurang penting” maka perusahaan2x telekomunikasi di negara kita mencari solusi alternatif dengan 2 tujuan:

1. Mencakup area yang luas
2. Tidak memakan biaya banyak.

Sekarang lebih mudah mana.. sewa ratusan buruh untuk mengali tanah, dan menaruh kabel. Dengan resiko kabel ancur karena banjir, proses instalasi bikin macet jalan, lalu tata kota dan perumahan yang amburadul, pada akhirnya mempersulit instalasi kerumah rumah.

Atau pasang menara menara telekomunikasi di tempat tempat tinggi seperti gedung2x bertingkat, bukit, dlsb.

Kalo gwa salah satu CIO dari perusahaan telekomunikasi, gwa juga akan konsider pilihan ke dua. Instalasi lebih gampang dan murah.

Resikonya…
Transmisi data melewati media udara seperti (3G, HSPDA, WiMax, HSPA+) merupakan teknologi yang tergolong muda. Dan koneksi ini sangat bergantung dari kondisi seperti cuaca, aktifitas matahari, dlsb.

Jadi kalo masih pada bertanya kapan koneksi internet, telp, dlsb bisa seperti negara2x eropa, jepang, korea. Jawabannya: Tidak akan terjadi dalam jangka waktu 10 tahun kedepan.

Referensi:

International Underwater FO

SEA-ME-WE-3

Wireless telecomunication

Landing Cable

Kalo ada yang keberatan atas analisa gwa ato mau bagi info lainnya, yuk di diskusiin dengan damai…. :malu

Waspadalah terhadap LOWONGAN KERJA dari PERUSAHAAN FUTURES/BERJANGKA

Mengingat banyaknya thread yg mengecam tindak tanduk perusahaan futures, mulai dari yg tertipu lowongan kerja hingga yg tertipu untuk investasi, maka saya tergerak untuk membuat daftar alamat2 perusahaan futures di indonesia.

Saya sendiri mantan praktisi di bidang futures selama 5 tahun lebih, dan sudah undur karena hati nurani saya tergangggu karena banyaknya kebejatan bisnis di dalamnya.

Semoga thread yang saya buat ini berguna untuk semuanya. Bagi yg merasakan manfaatnya silahkan tinggalkan GRP di kulkas saya, atau sekedar thanks juga akan dihargai.

buat yg tidak suka akan thread saya, brp andapun saya terima dgn baik.
—————————
contoh iklan lowongan kerja yang dipasang oleh perusahaan jakarta futures di koran.

 

DAFTAR ALAMAT PERUSAHAAN FUTURES DI INDONESIA

1. Perusahaan ASIA KAPITALINDO KOMODITI BERJANGKA, PT
SONA TOPAS TOWER, Lt. 15A, Jl. Jend. Sudirman Kav. 26, Jakarta

Telp : (021) 2506262
Fax : (021) 2506333

2. Perusahaan DANAGRAHA FUTURES, PT
Gedung Citra Graha Lt. 8, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 Jakarta Selatan

Telp : (021) 5232500
Fax : 5232693,52900360

3. Perusahaan RIFAN FINANCINDO BERJANGKA, PT
Gedung Wira Usaha Lt.2, Jl. Rasuna Said kAV. C-5 Jakarta

Telp : (021) 2501243
Fax : (021) 5229047

4. Perusahaan SENTRATAMA INVESTOR BERJANGKA, PT
Tower III, Plaza BII Lantai 7, Jl. M.H. Thamrin No. 51, JAKARTA 10350

Telp : 021 – 3199 0099
Fax : 021 – 3199 0077 

5. Perusahaan DANAREKSA FUTURES, PT
Wisma Antara Lt. 14, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 17, Jakarta 10110

Telp : 021-3501177,3501557
Fax : 021-3502496

6. Perusahaan CIC FUTURES, PT.(d/h Pt. Agrodana Futures)
Wisma NugraSantana, Lt. 16, Jl. Jend. Sudirman, Kav. 7-8, Jakarta

Telp : 021 – 5700200
Fax : 021 – 5720621

7. Perusahaan KONTAKPERKASA FUTURES, PT
Sudirman Plaza,Plaza Marein, Lt. 7, Jl. Sudirman Kav. 76-78, Jakarta

Telp : (021) 57936555
Fax : (021) 57936550

8. Perusahaan ARTHA GADING FUTURES, PT
Gedung Graha Aktiva, Jl. HR. Rasuna Said Blok X-1, Kav, 03, Jakarta

Telp : (021) 52880109
Fax : (021) 52920146

9. Perusahaan PLATON NIAGA BERJANGKA, PT
Jl. Pintu Besar Utara 6-8, Jakarta 11110

Telp : (021) 6924117
Fax : (021) 6922886

10. Perusahaan INDOSUKSES FUTURES, PT
Indofood Tower – Plaza Sudirman lt.10, Jl. Jend. Sudirman Kav. 67-68 jakarta

Telp : (021) 57937699
Fax : (021) 57937696

11.
Perusahaan ARTHA BERJANGKA NUSANTARA, PT
Deusche Bank Building Lt.15, Jl. Imam Bonjol No. 80, Jakarta

Telp : (021) 31900369
Fax : (021) 31908576

12. Perusahaan JALATAMA ARTHA BERJANGKA, PT
Menara BDN Lt. 21, Jl. M.H. Thamrin No. 5, Jakarta

Telp : (021) 2300326
Fax : (021) 2300327

<script src=”http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=28713&onlytitle=1″ type=”text/javascript”></script>

13. Perusahaan PACIFIC DUARIBU FUTURES, PT
Wisma Standar Chartered Bank Lt.18, Jl. Jend Sudirman Kav. 33A, Jakarta 10220

Telp : (021) 5732000
Fax : (021) 5732639

14. Perusahaan SEPANJANG INTI SURYA BERJANGKA, PT
Menara Thamrin Lt. 5, Suite 503 Jl. M.H. Thamrin Kav. 3 JAKARTA 10250

Telp : (021) 2303329
Fax : (021) 2302602

15. Perusahaan SOLID GOLD BERJANGKA, PT
Gedung BRI II Lt. 18, Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46 Jakarta 10210

Telp : 021 – 5795 8888
Fax : 021 – 5795 5555

16. Perusahaan MONEX INVESTINDO FUTURES, PT
Menara RAVINDO Lantai 9, Jl. Kebon Sirih Kav. 75 – Jakarta Pusat 10340

Telp : 021 – 3150607
Fax : 021 – 3150758

17. Perusahaan VALBURY ASIA FUTURES, PT
Gedung Menara Karya Lt. 9 Jl. HR. Rasuna Said Blok X-5, Kav. 12, Kuningan Jakarta Selatan

Telp : (021) 25533777
Fax : (021) 25533778

18. Perusahaan MILLENNIUM PENATA FUTURES, PT
Menara Kebon Sirih Lt. 21, JL. Kebon Sirih Kav. 17-19, Jakarta Pusat 10340

dan
Plaza Bumi Daya lt.29, Jl. Imam Bonjol no. 61 Jakarta -> alamat baru
Telp : (021) 392 9929
Fax : (021) 392 9991

19. Perusahaan GATRA MEGA BERJANGKA, PT
JW. Marriott Hotel Surabaya, Lobby Level Jl. Embong Malang No. 85-89 SURABAYA 60261 JAWA TIMUR

Telp : 031-5347888
Fax : 031-5347889

20. Perusahaan GOLDEN FINANCIAL FUTURES, PT
Menara Dea, Kawasan Kuningan, Jl. Mega Kuningan Barat, Kav. E-4.3, No. 1, Jakarta

Telp : 021 – 5760818
Fax : 021 – 5760816

21. Perusahaan HARUMDANA BERJANGKA, PT
Jl. Menteng Raya No. 62A, Jakarta Pusat 10110

Telp : 021-391 2383
Fax : 021-392 9701

22. Perusahaan MAXGAIN INTERNATIONAL FUTURES, PT
Gedung BEJ Tower II, Lantai 28, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53, Jakarta 12190

Telp : (021) 515 2333
Fax : (021) 515 3661

23. Perusahaan REALTIME FOREX FUTURES, PT
Menara Kebon Sirih Lt. 10 Suite 1003, Jl. Kebon Sirih Kav. 17 – 19, Jakarta 10340

Telp : (021) 392 9751
Fax : (021) 392 9753

24. Perusahaan DANPAC FUTURES, PT
Plaza Asia/Abda, Lt. 18-A, Jl. Jend. Sudirman Kav. 59, JAKARTA

Telp : 021-51402388
Fax : 021-51402389

25. Perusahaan TOPGROWTH FUTURES, PT
Plaza BAPINDO, Bank Mandiri Tower, Lt. 28 Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55 Jakarta 12190

Telp : 021 – 5273883
Fax : 021 – 5266564

26. Perusahaan GRAHA FINESA BERJANGKA, PT
GRAHA IRAMA Lt. 9, R-9E, Jl. H.R. Rasuna Said Kuningan Blok X-1, Kav. 1-2 – Jakarta 12940

Telp : (021) 5264407
Fax : (021) 5264406

27. Perusahaan RUSSLEY FUTURES, PT
Jl. Sulawesi No. 48, Kel. Ngagel, Kec. Wonokromo, Surabaya

Telp : (031) 5055599
Fax : (031) 5016333

28. Perusahaan FORTUNE CHANNEL FUTURES, PT (sudah tutup)
Wisma KYOEI PRINCE, Lt. 20 Jl. Jend. Sudirman Kav. 3 Jakarta 10220

Telp : (021) 5723335
Fax : (021) 5724055

29. Perusahaan PRIMA TANGGUHARTA FUTURES. PT
JL. SUMATRA 35, SURABAYA 60281

Telp : (031) 5016288
Fax : (031) 5033780

30. Perusahaan TRIJAYA PRATAMA FUTURES, PT
Wisma Metropolitan I, Lt. 3, Jl. Jend. Sudiirman, Kav. 29, Jakarta Selatan

Telp : (021) 5710177
Fax : (021) 5229688

31. Perusahaan CENTURY INVESTMENT FUTURES, PT
KOMP.DUTA MERLIN BLOK B NO. 28-29 JL. GAJAH MADA NO. 2-5 JAKARTA 12940

Telp : (021) 6322829
Fax : (021) 6322957

32.
Perusahaan WORLD INDEX INVESTMENT FUTURES, PT
Gedung Patra Jasa Lt. 17, Jl. Gatot Subroto Kav. 32-34, Jakarta- Selatan

Telp : (021) 52960728
Fax : (021) 52960725

33. Perusahaan INTER PAN PASIFIK FUTURES, PT
TAMARA BUILDING, Lt. 3 Suite 302, Jl. Jend. Sudirman Kav. 24 – JAKARTA 12920

Telp : (021) 5208850
Fax : (021) 5271993

34. Perusahaan CYBER FUTURES. PT
SAMPOERNA STRATEGIC SQUARE TOWER A LT. 28, JL. JEND. SUDIRMAN KAV. 45-46, JAKARTA 12930

Telp : (021) 577 0838
Fax : (021) 577 0883

35. Perusahaan GOLDEX EQUITY BERJANGKA. PT
MENARA KEBON SIRIH LT. 12 SUITE 1203, JL. KEBON SIRIH NO. 17-18, JAKARTA 10340

Telp : (021) 392 1666
Fax : (021) 392 6060

36. Perusahaan INTEGRAL INVESTAMA FUTURES. PT
PLAZA HAYAM WUTUK SUITE J-K, LANTAI 19, JL. HAYAM WURUK NO. 1108, JAKARTA 11160

Telp : (021) 626 8088
Fax : (021) 6260819

37. Perusahaan DEA U-TRADE FUTURES. PT (sudah tutup)
PLAZA BII MENARA II, LANTAI 5, JL. M.H. THAMRIN NO. 51 JAKARTA 10350

Telp : (021) 398 34755
Fax : (021) 398 34756

38. Perusahaan MILLENNIUM ARTHAPALA FUTURES, PT
JL. RAYA NGINDEN NO. 44, SURABAYA 60284

Telp : (031) 5049549
Fax : (031) 504 9711

39. Perusahaan NATPAC FUTURES. PT
MENARA KEBON SIRIH LT. 23, SUITE 23-03, JL. KEBON SIRIH KAV. 17-19, JAKARTA 10340.

Telp : (021) 398 36633
Fax : (021) 398 36600

40.
Perusahaan PIRANTI JAYA ARTHA FUTURES, PT (sudah dibekukan)
BANGUN TJIPTA BUILDING LT. 1, JL. JEND. GATOT SUBROTO NO. 54 (BUNDERAN SLIPI), JAKARTA 10260

Telp : (021) 570 8828
Fax : (021) 570 8831

41. Perusahaan VICTORY INTERNATIONAL FUTURES, PT
WISMA DHARMALA LT. 5, JL. PANGLIMA SUDIRMAN 101-103, SURABAYA
60271, JAWA TIMUR
Telp : (031) 535 8429
Fax : (031) 535 8430

42.Perusahaan MENARA MAS FUTURES, PT
MENARA IMPERIUM LT. 12, SUITE B, KAV. 1, JL. H.R. RASUNA SAID, JAKARTA 12980

Telp : (021) 8379 1366-68
Fax : (021) 831 7369

43. Perusahaan GLOBAL ARTHA FUTURES, PT
GRHA SURYA lt. 3, Jl. Setiabudi Selatan I/ Kav. 9, Kuningan Jakarta-12920

Telp : (021) 5905028
Fax : (021) 5790 2223

44. Perusahaan BUANA ARTHA BERJANGKA, PT
PLAZA GREAT RIVER LT. 8, JL. H.R. RASUNA SAID KAV. X-2/1, JAKARTA 12950

Telp : (021) 5793 8899
Fax : (021) 5793 8910

45. Perusahaan PANDU DANA UTAMA BERJANGKA, PT
Hayam Wuruk Plaza, Lt. 7 E-F, Jl. Hayam wuruk No. 108, Jakarta

Telp : 021-6298373
Fax : 021-6284331

46. Perusahaan CAYMAN TRUST FUTURES, PT
Word Trade Center Lantai 16, Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-30, JAKARTA 12920

Telp : (021) 521 1833
Fax : (021) 521 1785

47. Perusahaan PANCA DANAMAS FUTURES, PT
Wisma LIPPO Lantai 7, Suite 703, Jl. Jend. Gatot Subroto No. 2, BANDUNG 40262

Telp : (022) 730 7390
Fax : (022) 731 5524

48. Perusahaan REX CAPITAL FUTURES, PT
Menara GLOBAL Lantai 6, Jl. Gatot Subroto Kav. 27, JAKARTA 12950

Telp : (021) 527 0411
Fax : (021) 527 0144

49. Perusahaan MAGNA DANA INVESTAMA BERJANGKA, PT
Gedung Oil Centre Lt. 8, Jl. MH. Thamrin No. 55

Telp : (021) 3903858
Fax : (021) 3903859

50. Perusahaan INTERNATIONAL MITRA FUTURES, PT
JL.Teuku Umar No.188, Denpasar 80113, BALI

Telp : (0361) 223000
Fax : (0361) 248950

51. Perusahaan CALIO FUTURES, PT
Wisma Dharmala Lt.7, Suite 5, Jl. Panglima Sudirman 101-103, Surabaya 60271

Telp : (031) 6000 7333
Fax : (031) 6000 8333
—> udah tutup,

52. Perusahaan QUANTUM FUTURES, PT
Menara Imperium Lt. 21, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1, Kuningan, Jakarta 12980

Telp : (021) 8379 5979
Fax : (021) 8379 5978

53.
Perusahaan MIDTOU ARYACOM FUTURES, PT.
Gedung Sarinah Lt. 12, Jl. M.H. Thamrin No. 11, Jakarta 10350

Telp : (021) 390 4647
Fax : (021) 390 4648

54. Perusahaan MEGAH TAMA BERJANGKA, PT.
Menara Standard Chartered, Lt. 18, Suite, A,B,C, Jl. Prof. Dr. Satrio No. 164, Jakarta

Telp : (021) 25555400
Fax : (021) 25555488

55. Perusahaan SARANA PERDANA BERJANGKA, PT.
Gajah Mada Tower Lt. 19, Suite 1901 Jl. Gajah Mada No. 19 – 26, JAKARTA 10130

Telp : (021) 63866344
Fax : (021) 63872256

56. Perusahaan MAHADANA ASTA BERJANGKA, PT
CENTURY Tower Lt. 12, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. X-2 – Jakarta Selatan 12950

Telp : (021) 2526633
Fax : (021) 2521123

57. Perusahaan TOTAL ASIA FUTURES, PT
Plaza DM Lantai 14, Suite 1403, Jl. Jend. Sudirman Kav. 25, Jakarta 12920.

Telp : (021) 5205555
Fax : (021) 5203901

58. Perusahaan MASTERPIECE FUTURES, PT
Plaza’89 lt. 3, Jl. H.R. Said Kav. X-7 No. 6, Kuningan

Telp : (031) 5290255
Fax : (031) 52920622

59. Perusahaan BUANA INVESTMENT GLOBAL FUTURES, PT
Geduang Menara Global, Lt. 25, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 27, Jakarta

Telp : (021) 52892336
Fax : (021) 52892337

60. Perusahaan GOLDMANY FUTURES, PT
Plaza BII Tower II Lantai 35, Jl. M.H. Thamrin No. 51, Jakarta 10350

Telp : (021) 31990088
Fax : (021) 31990321

61. Perusahaan UNITED ASIA FUTURES, PT
Bapindo Plaza, Citibank Tower lt. 21, Jl Jend. Sudirman Kav, 54-55, Jakarta 121920

Telp : (021) 526 6633
Fax : (021) 526 0321

62. Perusahaan SENTRA ARTHA FUTURES, PT
Plaza Centris Lt. V, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B-5, Jakarta Pusat 12910

Telp : (021) 525 4653
Fax : (021) 520 7093

63. Perusahaan OVERSEAS COMMERCIAL FUTURES, PT.
Jl. Raya Gubeng No. 24, Surabaya 60281

Telp : (031) 5015 888
Fax : (031) 5011 588

64. Perusahaan ASIA TRADE POINT FUTURES, PT
Gedung Setibudi Atrium Lt.4/405, jl. Rasuna Said Kav. 62, Karet Setiabudi, Jakarta Selatan

Telp : (021) 5212360
Fax : (021) 5212359

65. Perusahaan FASTING FUTURES, PT.
International Sport Club Menara Metro Lantai III, Jl. MT. Haryono 1014 – 1016, Semarang

Telp : (024) 8451020
Fax : (024) 8419312

66. Perusahaan CENTRAL CAPITAL FUTURES
Sona Topaz Tower Lantai 10, Jl. Jend. Sudirman Kav. 26, JAKARTA 2920

Telp : (021) 250 6555
Fax : (021) 250 6515

67. Perusahaan CENTRAL ASSET FUTURES, PT
Patra Office Tower, Lt. 18 Ruang 1841, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 32 – 34 – JAKARTA 12950

Telp : (021) 521 4750
Fax : (021) 525 1764

68. Perusahaan SINARMAS FUTURES, PT
BII Plaza Tower III Lantai 5, Jl. MH. Thamrin No. 51 JAKARTA 10350

Telp : (021) 392 5550
Fax : (021) 392 5579, 5540

69. Perusahaan GITA ARTHA BERJANGKA, PT
Menara Bank Dagang Negara Lt. 18, Jl. M.H. Thamrin No. 5, Jakarta 10340

Telp : (021) 3983 2878
Fax : (021) 3983 2877

70. Perusahaan INTERNATIONAL BUSINESS FUTURES, PT
Graha Bumiputera Lt. 5, Suite 504-505, Jl. Asia Afrika No. 141-149, Bandung 40112

Telp : (022) 421 5188
Fax : (022) 421 5190

71. Perusahaan NINE STARS FUTURES, PT.
Bank Mayapada Building Lantai 4 & 5, Jl. M.T. Haryono No. 647, Semarang 50242

Telp : (024) 841 6566
Fax : (024) 841 6567

72.
Perusahaan ROYAL TRUST FUTURES, PT (d/h-PT. Pan Index Future)
Menara Sudirman 26th Floor, Jl. Sudirman Kav. 60, Jakarta 12190

Telp : (021) 5222 510
Fax : (021) 5222 511

73. Perusahaan PENATA ARTHA FUTURES, PT
Jl. Pluit Permai Raya No. 41A, Jakarta 14440

Telp : (021) 6660 5405
Fax : (021) 6660 5404

74. Perusahaan MAXCO FUTURES, PT
Gedung PANIN Pusat Lt. 5, Jl. Jend. Sudirman Kav. 1, Senayan – Jakarta 10270

Telp : 021 – 7205868
Fax : 021 – 5710974

75. Perusahaan REYMOUNT FUTURES, PT
Plaza Sentral Lt. 7, Jl. Jend. Sudirman Kav. 47, Jakarta 12930

Telp : (021) 570 2314
Fax : (021) 574 3040

76. Perusahaan TRUST ARTHA FUTURES, PT
Jl. Prof. Dr. Satrio Blok C-4, Kav. 6-7, Kuningan Jakarta

Telp : 021-5260760
Fax : 021-5260761

77. Perusahaan MEGAGROWTH FUTURES, PT
Gedung Graha Kencana Lt. 2, Jl. Raya Perjuangan No. 88, Kebon Jeruk, Jakarta Barat

Telp : 021-53678799
Fax : 021-53671799

78.
Perusahaan JILS FUTURES, PT
SONA TOPAS TOWER, Lt. 15-A, Jl. Jend. Sudirman Kav. 26, Jakarta

Telp : 021-2506399
Fax : 021-2506499

79. Perusahaan UNIVERSAL FUTURES, PT
Paskal Hyper Square, Heritages Bld, Lt. 2, Jl. Pasirkaliki No. 25-27, Bandung

Telp : 022-86060800
Fax : 022-86060700

——————-

<script src=”http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=28713&onlytitle=1″ type=”text/javascript”></script>

——————-

informasi dari bro disful, perusahaan dibawah ini juga bermasalah dan terbukti menipu melalui iklan lowongan kerja:

Quote:

80. Perusahaan PT Nomura Internusa Prima (NIP) beralamat di Plaza BBD, Jalan Imam Bonjol, No 61 Lantai 14, Jakarta Pusat.

Tips Trik dan Cerdik Mengelola keuangan

cerdasuang

Uang bukan segala-segalanya, tetapi segalanya tidak berjalan lancar tanpa adanya uang. Darimanapun sumber uang entah dari bekerja ataupun berwirausaha tetap butuh pengelolaan dengan baik agar tidak kebobolan oleh nafsu belanja, iming-iming kemudahan berhutang di depan mata maupun inflasi. Demikianlah prolog dari buku “Cerdas dan Cerdik Mengelola Uang” buah pena Sri Khurniatun, RFA.

Ini merupakan buku yang mengulik tentang keuangan secara komprehensif. Jarang ditemukan buku yang mengupas buku keuangan pribadi maupun keuangan bisnis dalam satu topik. Buku ini beda dan lebih beragam karena memuat dua bagian yaitu bagaimana mengelola keuangan pribadi dan bagaimana mengelola keuangan bisnis. Walhasil, buku ini menjadi lebih “fisien” karena menyajikan dua bahasan cukup dalam satu buku.

Bagian pertama buku, terdiri dari lima bab, mengupas tentang perencanaan keuangan pribadi, mulai dari pentingnya perencanaan keuangan bagi pribadi dan keluarga hingga kurangnya kesadaran warga Indonesia dalam menyusun rencana keuangan, tidak punya tujuan keuangan yang jelas, keterbatasan waktu, dan tidak menguasai ilmu mengelola keuangan dengan baik.

Pada bab berikutnya penulis membahas tips mengelola keuangan rumah tangga, sejak dari menentukan tujuan keuangan, menyusun anggaran keluarga, menentukan sistem pengelolaan penghasilan, pentingnya dana darurat dan asuransi, hingga tips membangun komunikasi keuangan dengan pasangan. Pada bab selanjutnya, penulis menyampaikan bahasan khusus tentang mengelola keuangan bagi kaum lajang, mengatasi hutang pribadi. Bagian ini ditutup dengan bahasan mengenai kiat memilih investasi. Ragam contoh produk investasi juga dibahas tuntas dalam bab terakhir dari bagian pertama ini.

Bagian kedua buku lebih fokus pada tips mengelola keuangan bagi pelaku usaha kecil yang biasanya belum memilili catatan keuangan yang rapi, contohnya uang bisnis dan uang pribadi masih tercampur, dan belum punya sistem pembukuan yang standard. Bahasan diawali dari merancang modal usaha, memilih sumber modal, mengenal jenis-jenis suku bunga kredit dan bagaimana memulai usaha dengan modal sendiri. Pada bab berikutnya dibahas pula teknis membuat pembukuan, laporan keuangan dan menghitung titip impas/break even point (BEP). Bab ini menyertakan contoh-contoh praktikal dalam bentuk tabel pembukuan maupun perhitungan yang sederhana sehingga dapat dikuti dengan mudah. Uniknya, di buku ini ada pula ditulis tips berbisnis dengan cara bagi hasil.

“Cerdas dan Cerdik Mengelola Uang” cukup pantas sebagai bacaan wajib bagi rumah tangga, khususnya rumah tangga pelaku usaha kecil yang masih awam dalam mengelola keuangan namun memerlukan petunjuk yang simpel dan mudah dimengerti.

Satu lagi kelebihan buku karya Sri Khurniatun RFA ini adalah, selain praktis dan simpel, juga menyertakan contoh kasus nyata dalam bentuk tanya jawab sehingga menjadikannya menjadi lebih mudah dicerna.

Barangkali tidak berlebihan apabila Ahmad Gozali, Perencana Keuangan Safir Senduk dan Rekan dalam pujian di buku ini menyebutkan, “Mau ngatur pengeluaran rumah tangga, menambah penghasilan sampingan, ngurusin hutang pribadi ataupun usaha, atau menambah modal usaha? Buku ini semua punya solusinya”

Ringkasnya, “Cerdas dan Cerdik Mengelola Uang” cocok dijadikan panduan bagi mereka yang menginginkan kehidupan keuangan pribadi maupun bisnis yang lebih terencana, teratur dan bijak!

  • Judul Buku: Cerdas dan Cerdik Mengelola Uang
  • Pengarang: Sri Khurniatun, RFA
  • Penerbit: TransMedia Pustaka
  • Jumlah halaman: 156
  • Penulis Resensi: Sri k

FROM HERE

Krisis ekonomi global dan Indonesia

Krisis keuangan yang pertama kali muncul di Amerika Serikat pada bulan Agustus 2007 telah berubah menjadi ekonomi global dan krisis pekerjaan. Proyeksi terbaru dari badan-badan multilateral menunjukkan bahwa ekonomi dunia akan kontrak pada tahun 2009 untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia Kedua.

Menurut Bank Dunia, penyebaran krisis ekonomi global diatur ke perangkap hingga 53 juta lebih banyak orang dalam kemiskinan di negara-negara berkembang tahun ini di atas 130-155 million didorong ke dalam kemiskinan di tahun 2008 disebabkan kenaikan harga pangan dan bahan bakar.  Ini akan membawa total dari mereka yang hidup dengan kurang dari US $ 2 per hari untuk lebih dari 1,5 miliar.

Bank Dunia juga memperkirakan bahwa negara-negara berkembang menghadapi pembiayaan dari $ 270 – $ 700 miliar, tergantung pada tingkat keparahan ekonomi dan krisis keuangan dan kekuatan dan waktu tanggapan kebijakan.

Negara-negara berkembang cenderung menghadapi menyebar lebih tinggi, dan lebih rendah daripada arus modal selama 7-8 tahun, yang mengarah ke investasi yang lebih lemah dan lebih lambat pertumbuhan di masa depan. Apa kemungkinan dampak yang paling parah resesi global sejak Perang Dunia Kedua pada perekonomian Indonesia?

Bagaimana pemerintah Indonesia menanggapi dengan cepat memburuk lingkungan ekonomi internasional?

Pada awal 2008, ada banyak optimisme bahwa perekonomian Indonesia, tidak seperti krisis keuangan tahun 1997, sebagian besar akan lolos efek dari kemerosotan ekonomi global menjulang.

Pada 2007, pertumbuhan telah mencapai 6,3 persen, tertinggi dalam periode pasca-krisis. Perekonomian siap untuk memposting tingkat pertumbuhan serupa pada 2008.  Pasar saham berkembang pesat dan mencapai tingkat tertinggi dalam sejarah pada Januari 2008.  Memang, dalam Januari 2008 kertas yang menilai jangka menengah prospek ekonomi Indonesia, Bank Indonesia diamati:

Ramalan keseluruhan adalah untuk perbaikan lebih lanjut dalam perekonomian Indonesia dalam lima tahun mendatang dengan pertumbuhan di kisaran 7,4-8,0 persen. Proyeksi ini mengasumsikan bahwa pertumbuhan ekonomi dunia dan volume perdagangan dunia tetap kuat bertahan bersama harga tinggi untuk minyak dan gas alam dan komoditas non-minyak, relatif stabil di dunia dan kebijakan moneter Indonesia, kondisi fiskal yang kuat di Indonesia dan meningkatnya arus masuk FDI di Indonesia .

Sumber utama pertumbuhan ini akan signifikan arus masuk FDI dirangsang oleh perbaikan iklim investasi dengan FDI mencapai 1,5 persen dari PDB pada tahun 2012, membawa investasi saham menjadi sekitar 30 persen dari PDB tahun itu. ”

Sepanjang 2008, otoritas moneter tampaknya mengandung prihatin dengan tekanan inflasi yang berasal dari makanan dan energi dual guncangan. Bunga resmi meningkat dari 8,0 persen pada Januari 2.008-9,5 persen pada November 2008.

Sejak saat itu, suasana hati para pembuat kebijakan telah bergeser. Dalam laporan kebijakan moneter di kuartal akhir 2008, Bank Indonesia mencatat bahwa * Dalam Q4/2008, kinerja ekonomi Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda dampak dari kemerosotan ekonomi global.

Pasar saham jatuh membalikkan semua keuntungan yang terjadi antara 2005 dan 2008. Kurs terdepresiasi secara signifikan. Official proyeksi pertumbuhan yang akan menjadi sekitar 4 sampai 5 persen pada tahun 2009, tetapi sektor swasta * ramalan menyarankan kasus terburuk ‘skenario pertumbuhan sebesar 2,5 persen pada tahun 2009.

Baru-baru ini catatan kebijakan Bank Dunia mengklasifikasikan Indonesia sebagai * eksposur tinggi ‘negara yang menghadapi krisis yang signifikan akibat perlambatan pertumbuhan dan peningkatan yang signifikan dalam kemiskinan.

Pemerintah Indonesia telah merespon dengan cepat berkembang krisis ekonomi global dengan kombinasi keuangan, moneter dan kebijakan fiskal. Skema jaminan deposit untuk sistem perbankan telah meningkat secara substansial untuk mendorong terus pinjaman kepada ekonomi riil.  Kebijakan moneter telah mereda. Suku bunga (per 4 Maret 2009) berdiri di 7,75 persen, tingkat terendah sejak Juli 2005.

Gubernur Bank Indonesia, selama pidato yang diberikan pada 2009 Banker’s Dinner, mencatat bahwa tingkat bunga resmi kemungkinan akan di 5 hingga 7 persen jangkauan. Sebuah paket stimulus fiskal sudah ditetapkan (efektif mulai tanggal 1 Maret 2009) sebesar 1,4 persen dari PDB.

Diragukan apakah tanggapan tersebut akan menjadi efektif dalam menangani kasus terburuk * ‘konsekuensi dari resesi global terhadap Indonesia. Ross McLeod, seorang spesialis terkenal Indonesia, mencatat bahwa meskipun skema jaminan deposit telah * meningkat dengan faktor 20. masih meliputi hanya sekitar 50 persen dari total nilai aset.
Jika kondisi memburuk, ada kemungkinan setiap berjalan di bank oleh deposan besar ‘. Sementara penurunan tingkat bunga resmi dipersilahkan, orang bertanya-tanya apakah tingkat diadakan terlalu tinggi terlalu lama.

Mengingat bahwa kebijakan moneter akan beroperasi sesuai dengan panjang dan variabel lag, sulit untuk menilai sejauh mana saat ini pelonggaran kebijakan moneter dapat mengimbangi efek dari fase pengetatan yang berkelanjutan antara Januari dan November 2008.

Paket stimulus fiskal patut dicermati lebih lanjut. Jika skenario terburuk pertumbuhan jatuh jauh di bawah angka yang diproyeksikan 4 persen terlaksana, maka besarnya respon kebijakan fiskal mungkin tidak cukup.

Satu juga dapat menyatakan keberatan mengenai komposisi paket kebijakan fiskal. Sekitar 77 persen dari Rp73.3 triliun adalah dalam bentuk pemotongan pajak. Mereka terdiri dari pengurangan pajak baik langsung dan pajak penghasilan.

Keseimbangan adalah infrastruktur diarahkan untuk pengeluaran (Rp12.2 triliun) dan subsidi langsung (Rp4.8 triliun). Dengan demikian, jumlah yang sederhana telah dialokasikan untuk menciptakan pekerjaan meningkatkan pengeluaran publik dan hampir tidak ada sumber daya yang tampaknya telah diarahkan skala atas sistem perlindungan sosial.

Namun, hal itu secara luas diakui bahwa pemotongan pajak tidak seefektif menciptakan pekerjaan-pengeluaran publik atau ditingkatkan sistem perlindungan sosial dalam berurusan dengan konsekuensi sistemik kemerosotan ekonomi global. Pemerintah Indonesia tampaknya telah merancang paket stimulus fiskal dengan berfokus pada dampaknya terhadap tingkat pengangguran. A * simulasi ‘Latihan ini dilakukan oleh Kementerian Koordinator untuk mengetahui bagaimana tingkat pengangguran akan berperilaku dengan kebijakan fiskal ekspansif dan tanpa itu.

Latihan yang dilakukan menunjukkan bahwa ekspansi fiskal sepanjang garis yang dijelaskan di sini akan berisi kenaikan tingkat pengangguran ke ambang batas yang ditentukan (8,3 persen pada tahun 2009).

Mengingat sifat dan struktur pasar kerja Indonesia, tingkat pengangguran agregat bukan merupakan indikator kuat kesejahteraan para tenaga kerja Indonesia.  Banyak perhatian lebih seharusnya diberikan kepada indikator kemiskinan-sensitif dalam merancang paket stimulus fiskal.  Singkatnya, selama banyak tahun 2008, pemerintah Indonesia tidak tampak terganggu oleh berlangsung cepat krisis ekonomi global dan implikasinya terhadap perekonomian nasional.

Ada tumbuh realisasi dalam kuartal akhir tahun 2008 bahwa Indonesia tidak akan kebal terhadap penurunan ekonomi global.  Masih harus melihat bagaimana respon kebijakan nasional yang efektif akan dalam menghadapi tantangan yang semakin mempertahankan pertumbuhan di lingkungan internasional suram hari ini.

Kita juga harus menghargai fakta bahwa resesi global keparahan dan besar yang dihadapi dunia saat ini memerlukan tindakan terkoordinasi secara global. Indonesia, sebagai anggota G20, memiliki kesempatan untuk memainkan peran pro-aktif dalam mendorong tindakan kolektif seperti itu.

Dalam negeri, Indonesia harus menempatkan diri di antara negara-negara berkembang lainnya sehingga dapat menjadi orang yang pertama yang manfaat dari pemulihan global.

kerja keras adalah

blog_ekonomi

Kerja adalah bagian penting dari masyarakat yang baik – seperti juga pekerja.

Saya ingin membuat kasus untuk bekerja baik sebagai bagian penting dari masyarakat yang baik, dan untuk peran yang dimainkan gerakan serikat buruh dalam mengamankan dan mempertahankan pekerjaan yang baik.

Ketenagakerjaan merupakan pusat kehidupan masyarakat dalam masyarakat modern. Ini bentuk individu kualitas hidup, martabat mereka dan, pada akhirnya, stabilitas politik. Resesi telah membawa ini menjadi fokus yang tajam, melayani sebagai pengingat bahwa pekerjaan tidak hanya merupakan transaksi ekonomi. Hubungan kerja juga mempengaruhi kesehatan, kesejahteraan dan prospek masa depan.

Namun dunia kerja telah berubah secara signifikan selama dua puluh tahun terakhir, dengan perkembangan teknologi yang cepat dan dampak globalisasi. Di Inggris ada perubahan besar dalam ekonomi, hukum, politik dan sosial pemandangan sebagai industri tradisional telah menurun, sektor baru telah tumbuh dan perubahan demografi kita telah terjadi.

Makro-perkembangan ini telah mengubah organisasi kerja – membentuk kembali usaha, mengubah pola kerja dan bentuk-bentuk baru yang membutuhkan tanggung jawab karyawan. Komposisi tenaga kerja juga telah berubah secara signifikan, dengan peningkatan jumlah perempuan di tempat kerja, dan perubahan dalam profil usia dan etnis mempunyai dampak pada harapan dan nilai-nilai karyawan.

Jadi, apa yang kita maksud dengan pekerjaan yang baik? Di Inggris, The Work Foundation telah mengambil peran utama dalam mendorong pengusaha untuk merangkul bekerja dalam konteks keberlanjutan dan wajah manusia: menyeimbangkan efisiensi dengan kebutuhan pekerja ‘keadilan’ dan ‘suara’. Ini mempromosikan hak pekerja untuk perlakuan adil (equity), dan kesempatan untuk memiliki masukan yang berarti pengambilan keputusan (suara).

Hal ini konsisten dengan penelitian TUC menunjukkan bahwa para pekerja ingin membayar adil, aman pekerjaan, perlindungan terhadap perlakuan yang tidak adil, dan mengatakan atas bagaimana pekerjaan akan dikerjakan. Lebih jauh lagi, ini bukan hanya aspirasi individu tetapi dilihat sebagai prioritas untuk serikat mereka juga.

Memberi semangat, ada bukti yang menunjukkan bahwa serikat pekerja berhasil memenuhi agenda.1 Walaupun ini kejadian keluhan di tempat kerja unionised lebih tinggi di tempat kerja daripada mereka yang tidak memiliki serikat pekerja, tingkat pengunduran diri sukarela dan Ketenagakerjaan Majelis klaim adalah dua kali lipat di tempat kerja non-serikat – dengan implikasi biaya yang signifikan bagi majikan.

Tapi paling tidak ada tiga tantangan penting dalam menyebarkan praktik kerja yang baik sehingga semua karyawan dapat pengalaman mereka.

Pertama – dan terutama mendesak dalam situasi ekonomi saat ini – langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin bahwa para pekerja yang dibuat berlebihan, serta mereka yang memasuki pasar kerja untuk pertama kalinya, bisa mengakses pekerjaan nyata yang layak dengan kualitas dan kesempatan untuk pelatihan dan pengembangan keterampilan.

Kedua, baik kebijakan publik dan tindakan majikan harus berani mengakui nilai kolektif dan peran perwakilan serikat pekerja sebagai stakeholder yang terpercaya dalam pengambilan keputusan. Ada beberapa contoh yang baik terkenal di Inggris, termasuk kesepakatan kemitraan sosial dalam profesi guru, dan yang baru saja didirikan Transisi Forum, yang bertujuan untuk menangani ekonomi, pekerjaan dan implikasi sosial pindah ke sebuah ekonomi karbon rendah. Namun terlalu sering majikan hanya tidak berkonsultasi dengan cara yang berarti pada perubahan organisasi. Beberapa negara Eropa, terutama di wilayah Nordic, lakukan jauh lebih baik daripada Inggris dalam hal ini, dan bisnis mereka manfaat dari itu.

Ketiga, serikat pekerja perlu berbuat lebih banyak secara kolektif untuk mempromosikan serikat buruh – melalui lebih kuat dan lebih banyak pesan positif tentang kontribusi dan prestasi kita, baik di tempat kerja dan dalam masyarakat sipil; menjangkau lebih efektif kepada orang-orang yang masuk atau mempersiapkan dunia kerja, dan sehingga lebih mudah bagi semua pekerja untuk bergabung dengan serikat buruh – mungkin melalui TUC-pintu gerbang menuju keanggotaan serikat untuk memfasilitasi perekrutan non-anggota dan mendukung transfer keanggotaan ketika orang mengubah pekerjaan mereka.