konfigurasi dns pada kloxo

iseng-iseng lagi nyobain kloxo, gratisan gitu :ngakaks saoale pake cpanel bayar :hammer:
nih langkah langkah nya boleh nyomot dari mas mustapha from djogjakarta

1. install kloxo di VPS1 and VPS2
2. VPS 1 buat domain
3. VPS2 buat subdomain

4. Domain mydomain.com dan subdomain adalah subdom.mydomain.com
5. IP for VPS1 is 123 111 111 111 123 222 222 222 and for VPS2 is
6. IP for dns registrar is 123 333 333 333

set “Sebuah catatan” (childnameserver) dan “Record NS” (nameserver) pada Panitera (di mana kita membeli domain) panel:

ns1 A - 123.111.111.111
ns2 A - 123.333.333.333
- NS - ns1.mydomain.com
- NS - ns2.mydomain.com

membuat dns-template pada VPS1 dengan ‘default’ nama domain:

__base__ A – 123.111.111.111
cp A – 123.111.111.111
mail A – 123.111.111.111
ns A – 123.111.111.111
ns1 A – 123.111.111.111
ns2 A – 123.333.333.333
ftp CN – __base__
lists CN – mail
webmail CN – mail
www CN – __base__
default.dnst MX 10 mail.default.dnst
- NS – ns1.default.dnst
- NS – ns2.default.dnst

Continue reading

install Apache, MySQL dan PHP pada CentOS

Artikel ini memuat langkah demi langkah instalasi dan konfigurasi untuk paket Apache (http server), MySQL (database server) dan PHP (Bahasa Program untuk pengembangan aplikasi web) di mesin CentOS 5.2 64 bit. Khusus dibuat untuk dijalankan di Virtual Private Server (VPS), yang mana sebelum nya udah di jabarkan di sini.

Paket yang dibutuhkan Apache, MySQL dan PHP

Pada instalasi Operating System CentOS 5.2 64 bit minimal install, silahkan instal paket-paket berikut dengan menggunakan yum;

yum installgettext httpd mysql mysql-server perl php php-mysql php-xml php-imap php-mbstring php-mcrypt php-pecl-Fileinfo php-pecl-memcache php-pear-DB php-pear-File php-pear-Log php-pear-Mail-Mime php-pear-Auth-SASL php-pear-Date php-pear-HTTP-Request php-pear-Mail php-pear-Net-Sieve php-pear-Net-Socket php-pear-Net-SMTP openssl perl-Net-SSLeay php-devel gcc gd php-gd

Services

Nyalakan service httpd dan MySQL dan kemudian masukkan ke dalam script startup agar menyala otomatis apabila reboot dilakukan;

    service httpd start
    service mysqld start
    chkconfig –levels 235 httpd on
    chkconfig –levels 235 mysqld on

Untuk memastikan apakah service httpd dan mysqld sudah termasuk service yang dinyalakan secara otomatis pada saat mesin dinyalakan silahkan periksa melalui perintah;

chkconfig –list

Cari entry terkait pada hasil yang terprintout di layar SSH console anda.

1.httpd 0 : off  1 : off  2 : on  3 : on  4 : off  5 : on  6 : off
2.mysqld  0 : off  1 : off  2 : on  3 : on  4 : off  5 : on  6 : off

Sampai dengan tahap ini, apache, mysql dan PHP di mesin anda telah siap untuk digunakan, silahkan periksa halaman default yang dibuat oleh CentOS melalui browsing ke ip address mesin anda atau melalui nama domain apabila sudah resolve.

daftar public dns

beberapa hari ini mungkin ISP yang ada di indonesia lagi pada dodol semua.. Gw ga mau ambil pusing untuk telp ke bagian customer serpis nya, coz gw yakin mereka juga ga ngerti :hammer:

ya udah gw coba ubah pake public dns, agar bisa resolve IP yang di pake untuk bisa sekedar browsing dengan lancar.

Berikut daftar public dns

Indonesia DNS Server

Server DNS indosat.net.id termasuk DNS Indosat IM2
202.155.0.10
202.155.0.15
202.155.0.20
202.155.0.25
202.155.46.66
202.155.46.77
202.155.30.227
Continue reading

pengertian ip versi 6

Berbeda dengan IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat), alamat IPv6 memiliki panjang 128-bit. IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja. IPv6, yang memiliki panjang 128-bit, memiliki total alamat yang mungkin hingga 2128=3,4 x 1038 alamat. Total alamat yang sangat besar ini bertujuan untuk menyediakan ruang alamat yang tidak akan habis (hingga beberapa masa ke depan), dan membentuk infrastruktur routing yang disusun secara hierarkis, sehingga mengurangi kompleksitas proses routing dan tabel routing.

Sama seperti halnya IPv4, IPv6 juga mengizinkan adanya DHCP Server sebagai pengatur alamat otomatis. Jika dalam IPv4 terdapat dynamic address dan static address, maka dalam IPv6, konfigurasi alamat dengan menggunakan DHCP Server dinamakan dengan stateful address configuration, sementara jika konfigurasi alamat IPv6 tanpa DHCP Server dinamakan dengan stateless address configuration.

Seperti halnya IPv4 yang menggunakan bit-bit pada tingkat tinggi (high-order bit) sebagai alamat jaringan sementara bit-bit pada tingkat rendah (low-order bit) sebagai alamat host, dalam IPv6 juga terjadi hal serupa. Dalam IPv6, bit-bit pada tingkat tinggi akan digunakan sebagai tanda pengenal jenis alamat IPv6, yang disebut dengan Format Prefix (FP). Dalam IPv6, tidak ada subnet mask, yang ada hanyalah Format Prefix.

Pengalamatan IPv6 didefinisikan dalam RFC 2373

Format Alamat

Dalam IPv6, alamat 128-bit akan dibagi ke dalam 8 blok berukuran 16-bit, yang dapat dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal berukuran 4-digit. Setiap blok bilangan heksadesimal tersebut akan dipisahkan dengan tanda titik dua (:). Karenanya, format notasi yang digunakan oleh IPv6 juga sering disebut dengan colon-hexadecimal format, berbeda dengan IPv4 yang menggunakan dotted-decimal format.

Berikut ini adalah contoh alamat IPv6 dalam bentuk bilangan biner:

0010000111011010000000001101001100000000000000000010111100111011000000101010101000000000 1111111111111110001010001001110001011010

Untuk menerjemahkannya ke dalam bentuk notasi colon-hexadecimal format, angka-angka biner di atas harus dibagi ke dalam 8 buah blok berukuran 16-bit:

0010000111011010 0000000011010011 0000000000000000 0010111100111011 0000001010101010 0000000011111111 1111111000101000 1001110001011010

Lalu, setiap blok berukuran 16-bit tersebut harus dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal dan setiap bilangan heksadesimal tersebut dipisahkan dengan menggunakan tanda titik dua. Hasil konversinya adalah sebagai berikut:

21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A

Continue reading

instalasi hypervm di vps linux

HyperVM merupakan control panel untuk melakukan pengelolaan account vps (guest / domU) anda yang saat ini sangat digemari karena harganya yang tergolong murah. HyperVM dapat digunakan dengan kernel Xen dan openVZ (salah satu), meskipun masih terus dikembangkan, namun sudah sangat layak digunakan pada lingkungan produksi. Tulisan ini akan memberikan langkah sederhana untuk melakukan instalasi HyperVM tanpa harus melakukan download template file.

Secara default, proses instalasi akan melakukan download file template ke server lxlabs.com, meskipun ada parameter yang bisa diberikan pada saat instalasi sehingga hal ini tidak terjadi namun sepertinya parameter tersebut belum / tidak dapat digunakan.

Persiapan Partisi

Untuk menggunakan Xen, server anda harus dipersiapkan skema partisinya, berbeda openVZ yang menggunakan file base storage, Xen pada hypervm menggunakan partisi LVM untuk menyimpan data guest VPS yang ada di dalamnya.

Yang harus kita lakukan pada saat instalasi adalah menyediakan Volume Group kosong (tanpa Logical Volume) untuk nantinya digunakan oleh guest VPS. Secara general HyperVM tidak membutuhkan space besar, yang terbesar dibutuhkan adalah untuk menyimpan file template operating system. Selain itu secara temporary, HyperVM membutuhkan partisi /tmp yang besar jika ingin melakukan pemindahan guest vps dari satu server ke server yang lain (master – slave move server).

Apabila anda memiliki HDD 250 GB silahkan buat skema partisi sebagai berikut;

/boot 100 MB
swap 2-4 GB
/ 40 GB
sisanya buat VG kosong, misal beri nama VG-Xen sebesar kurang lebih 180 GB (sisa)

Operating System

Operating System yang dapat anda gunakan untuk keperluan ini adalah CentOS dan Fedora, CentOS lebih dipilih oleh Magnet karena beberapa alasan. Lakukan instalasi seperti biasa, pilih virtualization group ketika melakukan instalasi. Di dalam langkah ini kita akan melakukan instalasi kernel Xen berdasarkan preferensi CentOS, pada CentOS 5.2 versi yang digunakan adalah  Xen version 3.1.2-92.1.22.el5 dengan kernel 2.6.18-92.1.22.el5xen.

Apabila sudah terinstall tanpa group Virtualization, silahkan lakukan yum groupinstall Virtualization, dan ubah entry pada /boot/grub/menu.lst, ubah default di bagian atas sesuaikan dengan kernel Xen seperti kernel /xen.gz-2.6.18-92.1.22.el5. Urutan booting dimulai dari 0, jadi kalau entry kernel Xen terletak di paling atas, silahkan ubah default menjadi 0.

Instalasi HyperVM

Setelah instalasi Operating System selesai dilakukan silahkan ikuti langkah berikut;

Disable SE Linux

1.setenforce 0

Download OS Template

Agar pada saat instalasi HyperVM tidak melakukan download ke server download LxLabs, silahkan kopi terlebih dahulu file OS template baik untuk Xen maupun untuk OpenVZ. Apabila server anda terletak di Indonesia dan terhubung dengan Jaringan IIX / OpenIXP, anda bisa melakukan download ke url yang disediakan oleh Magnet Hosting sebagai berikut.

File template Xen pada HyperVM diletakkan di dalam /home/hypervm/xen/template, dan untuk OpenVZ ada di /vz/template/cache, buat terlebih dahulu kedua direktori tersebut.

1.mkdir -p /home/hypervm/xen/template
2.mkdir -p /vz/template/cache

Lakukan download ke Server Magnet Hosting, mohon diperhatikan bahwa template yang ada di Server Magnet Hosting belum tentu selalu update, apabila pada versi terbaru HyperVM ada ostemplate baru yang belum masuk di Server Magnet, maka installer akan melakukan download ke Server Download LxLabs.

Server download LxLabs bisa diakses di http://download.lxlabs.com/download/, template Xen ada di vmtemplate, sementara template OpenVZ ada di direktori vps template. Untuk Server Magnet, template Xen dapat didownload melalui http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/,  dan template OpenVZ di http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/.

Perintah download

01.cd /home/hypervm/xen/template/
02.wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/centos-4-i386-afull.tar.gz
03.wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/centos-5-i386-afull.tar.gz
04.wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/centos-5-i386-hostinabox574.tar.gz
05.wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/debian-3.1-i386-default.tar.gz
06.wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/fedora-core-6-i386.tar.gz
07.wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/gentoo-2006-i386-default.tar.gz
08.wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/xen/windows-lxblank.img
09.
10.cd /vz/template/cache
11.wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/centos-5-i386-afull.tar.gz
12.wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/centos-5-i386-hostinabox574.tar.gz
13.wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/debian-4.0-i386-minimal.tar.gz
14.wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/fedora-core-5-i386-afull.tar.gz
15.wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/gentoo-20060317-i686-stage3.tar.gz
16.wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/opensuse-10-i386-default.tar.gz
17.wget http://www.magnet-id.com/download/HyperVM-template/vz/ubuntu-6.06-i386-minimal.tar.gz

Download Installer HyperVM

Lakukan Instalasi HyperVM

1.chmod 0700 hypervm-install-master.sh
2.sh ./hypervm-install-master.sh --virtualization-type=NONE

Instalasi HyperVM akan berlangsung sesuai dengan kecepatan download server anda. Setelah selesai silahkan reboot server anda.

Paska Instalasi

Setelah server direboot silahkan lakukan hal-hal berikut;

1.cd /usr/local/lxlabs/hypervm/httpdocs/
2.lphp.exe ../bin/misc/fixcentos5xen.php

Apabila driver Xen tidak secara otomatis dikenali;

1.cd /usr/local/lxlabs/hypervm/httpdocs/
2.lphp.exe ../bin/common/setdriver.php --server=localhost --class=vps --driver=xen

HyperVM anda dapat diakses melalui http://ip.address.anda:8888 atau https://ip.address.anda:8887 atau dengan menggunakan hostname / domain apabila Zona DNS anda sudah diatur.

Pendaftaran Lisensi

Untuk mendaftarkan lisensi HyperVM anda silahkan register terlebih dahulu ke http://lxlabs.com/register/. Setelah login anda akan dapat membuat lisensi untuk IP Server anda, dan bisa menentukan sendiri untuk berapa VPS lisensi anda berlaku (dapat diupdate sesuai perkembangan). Lisensi HyperVM akan termasuk lisensi LxAdmin (sekarang bernama Kloxo Hosting Platform), dengan harga yang sangat murah (0.5 USD @ Guest VPS).

Untuk server lainnya anda tidak perlu melakukan instalasi master, HyperVM dapat dibuat dalam format kelompok master – slave yang terintegrasi dengan fungsi-fungsi cluster seperti pemindahan VPS dari satu Node ke Node yang lain.

Referensi