convert htaccess phpmotion pada nginx

lagi iseng-iseng nyobain nginx + phpshield buat youtube-youtuban ala indonesia pake phpmotion, eh ada satu hal yang mengganjal yaitu htaccess pada nginx yang tidak sama jika pada apache. berikut tampilan htaccess dari phpmotion nya.

order allow,deny
allow from all
Options +FollowSymlinks
RewriteEngine On

RewriteBase /
RewriteRule \.(css|jpe?g|gif|png|flv|swf)$ - [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule ^videos/load/([^/]*)$ seemore.php?load=$1 [L]
RewriteRule ^videos/load/([^/]*)/([^/]*)$ seemore.php?load=$1&page=$2 [L]
RewriteRule ^audios/load/([^/]*)$ audio.php?load=$1 [L]
RewriteRule ^audios/load/([^/]*)/([^/]*)$ audio.php?load=$1&page=$2 [L]
RewriteRule ^audio/album/([^/]*)/([^/]*)$ audio.php?album=$1 [L]
RewriteRule ^audio/album/([^/]*)/([^/]*)/([^/]*)$ audio.php?album=$1&page=$3 [L]
RewriteRule ^blogs/load/([^/]*)$ blogs.php?load=$1 [L]
RewriteRule ^blogs/load/([^/]*)/([^/]*)$ blogs.php?load=$1&page=$2 [L]
RewriteRule ^albums/load/([^/]*)$ albums.php?load=$1 [L]
RewriteRule ^albums/([^/]*)/([^/]*)$ albums.php?load=$1&page=$2 [L]
RewriteRule ^people_ajax people_ajax.php [L]
RewriteRule ^people/([^/]*)/([^/]*)$ people.php?load=$1&page=$2 [L]
RewriteRule ^people people.php [L]
RewriteRule ^upload-media upload.php [L]
RewriteRule ^groups$ groups.php [L]
RewriteRule ^search search.php [L]
RewriteRule ^videos/([^/]*)/([^/]*)$ play.php?vid=$1 [L]
RewriteRule ^audio/([^/]*)/([^/]*)$ play_audio.php?audio=$1
RewriteRule ^category/([^/]*)$ category_home.php?cid=$1 [L]
RewriteRule ^category/([^/]*)/([^/]*)$ category_home.php?cid=$1&page=$2 [L]
RewriteRule ^subcategory/([^/]*)/([^/]*)$ category_home.php?sub=$1 [L]
RewriteRule ^subcategory/([^/]*)/([^/]*)/([^/]*)$ category_home.php?sub=$1&page=$3 [L]
RewriteRule ^genre/([^/]*)$ genre_home.php?cid=$1 [L]
RewriteRule ^genre/([^/]*)/([^/]*)$ genre_home.php?cid=$1&page=$2 [L]
RewriteRule ^view-album/([^/]*)/([^/]*)$ album_view.php?album=$1
RewriteRule ^view-image/([^/]*)/([^/]*)$ album_view.php?image=$1
RewriteRule ^read_blog/([^/]*)/([^/]*)$ read_blog.php?id=$1 [L]
RewriteRule ^blogs/category/([^/]*)/([^/]*)$ blogs.php?cat_id=$1 [L]
RewriteRule ^blogs/category/([^/]*)/([^/]*)/([^/]*)$ blogs.php?cat_id=$1&page=$3 [L]
RewriteRule ^members/([^/]*)$ memberprofile.php?user=$1 [L]
RewriteRule ^videos(.?)$ seemore.php [L]
RewriteRule ^audios(.?)$ audio.php [L]
RewriteRule ^blogs(.?)$ blogs.php [L]
RewriteRule ^members(.?)$ people [R=301]
RewriteRule ^albums(.?)$ albums.php [L]
RewriteCond %{QUERY_STRING} (\|%3E) [NC,OR]
RewriteCond %{QUERY_STRING} GLOBALS(=|\[|\%[0-9A-Z]{0,2}) [OR]
RewriteCond %{QUERY_STRING} _REQUEST(=|\[|\%[0-9A-Z]{0,2})
RewriteCond %{QUERY_STRING} SELECT(=|\[|\%[0-9A-Z]{0,2}) [OR]
RewriteCond %{QUERY_STRING} UNION(=|\[|\%[0-9A-Z]{0,2}) [OR]
RewriteRule ^(.*)$ index.php [F,L]

Options -Indexes
SecFilterEngine Off
SecFilterScanPOST Off

ErrorDocument 403 /403.php
ErrorDocument 404 /404.php

Continue reading

contoh aplikasi nilai mahasiswa menggunakan php

Berikut ini adalah aplikasi form nilai akhir sederhana dari buat temen saya yang lagi puyeng karena tugas nya :ngakak yaitu letnan pak uuuurr :D

Ketentuan-ketentuan aplikasinya adalah sebagai berikut:

Rumus menghitung nilai akhirnya adalah —>

NA = (0.3 x QUIZ) + (0.3 x UTS) + (0.4 x UAS).

Jika jumlah kehadiran mencukupi (absen harus >= 12), maka perhitungan nilai akhir diatas dilakukan. Jika jumlah kehadiran kurang (absen < 12), maka perhitungan nilai akhir diatas tidak dilakukan, atau dengan kata lain mahasiswa tersebut dinyatakan tidak lulus (langsung mendapatkan nilai akhir ’0?)

Grade didapat dari —>

0 ? NA < 50, grade = ‘E’ ; 50

? NA < 60, grade = ‘D’ ; 60

? NA < 70, grade = ‘C’ ; 70

? NA < 80, grade = ‘B’ ; 80

?NA ? 100, grade = ‘E’.

Atau dengan kata lain

grade ‘A’ (untuk nilai 80 s.d. 100),

grade ‘B’ (untuk nilai 70 s.d. 79),

grade ‘C’ (untuk nilai 60 s.d. 69),

grade ‘D’ (untuk nilai 50 s.d. 59),

grade ‘E’ (untuk nilai 0 s.d. 49).

Berikut adalah coding Form Pengisian Nilai Akhir Mahasiswa (awal.php):

Continue reading

tips trik optimalisasi scripts php

Artikel ini dari sini berisi tentang beberapa tips terkait dengan bagaimana cara mengoptimisasi script PHP Anda supaya didapat kinerja yang baik dan cepat. Tips ini diramu dari beberapa sumber di internet:
1. Untuk menampilkan string, sebaiknya gunakan perintah echo daripada print.
2. Gunakan function unset() untuk menghapus variabel dari memori, khususnya array berukuran besar, bila tidak digunakan lagi pada proses berikutnya.
3. Mmm… sebaiknya hindari penggunaan require_once(), karena function ini butuh load memori yang besar
4. Bila Anda ingin mengetahui kapan suatu script mulai dijalankan, sebaiknya gunakan $_SERVER['REQUEST_TIME'] daripada time().
5. Untuk mengganti substring, penggunaan str_replace() lebih baik dari preg_replace(). But…. function strtr() malah lebih cepat 4 kali lipat daripada str_replace().
6. Untuk mencari posisi substring, function yang paling cepat prosesnya adalah strpos(), diikuti preg_match(), dan terakhir ereg().
7. Lebih baik gunakan switch untuk menyatakan kondisional statement daripada multiple IF, atau IF ELSE
8. Tutup koneksi database Anda bila sudah tidak digunakan lagi
9. Untuk memfetch data dari database, sebaiknya gunakan $row['id'] daripada $row[id] karena penggunaan $row['id'] akan lebih cepat 7 kali lipat
10. Hindari penggunaan function dalam looping FOR, misalnya penggunaan function count() dalam for ($x=0; $x < count($array); $x++)
11. Penggunaan increment pada properti obyek, misal $this->$x++ menyebabkan proses 3 kali lebih lambat daripada increment pada variabel lokal $x++.
12. Script PHP akan diproses oleh Apache 2 – 10 kali lebih lambat daripada halaman HTML statis, oleh karena itu usahakan perbanyak penggunaan halaman HTML statis untuk membangun aplikasi web.
13. Tidak semua script PHP harus dinyatakan dalam bentuk OOP, karena seringnya malah membuat memori penuh. Hal ini disebabkan setiap method dan object membutuhkan memori yang tidak sedikit
14. Sebaiknya setiap struktur data jangan dinyatakan dalam bentuk class, terkadang array juga berguna untuk efisiensi memori.
15. Sebaiknya gunakan single quote untuk mengapit string, daripada double quote. Sebagai contoh
$string = ‘Hello’; lebih baik daripada $string = “Hello”;
Semoga tips di atas useful for you…

cara mengubah park domain ke domain yang lain

Apakah Anda ingin menunjukkan domain Anda ke domain yang berbeda, tetapi dalam sedemikian rupa sehingga domain Anda muncul selalu di address bar browser pengunjung?

Hal ini sangat berguna ketika seseorang ingin titik domain ke host gratis aplikasi. Contoh: Anda membangun sebuah website di sebuah layanan hosting gratis atau layanan situs gratis pembangun. Dan website ini host di subdomain dari layanan gratis. Dan Anda tidak ingin pengunjung Anda untuk mengakses subdomain tersebut. Anda ingin mereka untuk mengakses domain Anda sebagai gantinya.

Ini hanya berlaku jika Anda memiliki layanan hosting. Jika Anda tidak, mintalah pencatat pendaftaran domain Anda ke titik domain ke url apapun Anda ingin domain untuk menunjuk ke. Minta mereka untuk menambah masker ke domain ke depan, sehingga domain Anda tetap selalu di bar alamat pengunjung. Dalam hal Anda memiliki account hosting, berikut adalah cara Anda dapat melakukan pengalihan itu. Ini disebut Domain Redirect iframe.

Continue reading

13 cara mengamankan wordpress anda

1. Create Custom Login Links

It is very obvious that in order to access the WordPress admin panel, all one has to do is type in the url of the site with /wp-login.php. Now if you used a same password in more than one location, and it was jeopardized then it is easy for the hacker to hack your site. A plugin called Stealth Login allows you to create custom URLs for logging in, logging out, administration and registering for your WordPress blog. You can also enable “Stealth Mode” which will prevent users from being able to access ‘wp-login.php’ directly. You can then set your login url to something more cryptic. This won’t secure your website perfectly, but if someone does manage to crack your password, it can make it difficult for them to find where to actually login. This also prevents any bots that are used for malicious intents from accessing your wp-login.php file and attempting to break in.

2. Pick a Strong Password

This is a very obvious step, but we must mention it as it can’t be emphasized enough. Do not use the same password in other places. Try to make each password different and hard to guess. Use the WordPress Password Strength Detector to your advantage and make your password strong. Another thing you want to do is change your password periodically, so even if some has guessed your password, it is useless to them once you have changed it.

Continue reading